Monday, 30 April 2018

Contoh surat Dispensasi



TEATER BIBIT BULELENG

                    Banjar Dinas Munduk kunci, DesaTegalliggah, Kec. Sukasada, Kab. Buleleng, Prov. Bali
                            Kode Pos:81161Telp./ HP. 085 733 004 254 E-mail : teaterbibit17@gmail.com

Friday, 20 April 2018

Pelahiran dan Perkembangan Analisis Wacana


Pelahiran dan perkembangan analisis wacana saat ini diakui bahwa analisis wacana sudah menjadi disiplin ilmu tersendiri yang merupakan titik temu antara lingusitik, psikologi, psikologi sosial, sosiologi, dan antropologi, serta kemudian juga sejarah, ilmu hukum, intelegensi artifisial, filsafat, ilmu komunikasi massa, ilmu politik, dan ilmu ilmu sosial lainnya. Benang merah yang menyatukan berbagai disiplin itu adalah kesamaan minat pada berbagai fenomena penggunaan bahasa, teks, interaksi percakapan, dan peristiwa komunikasi. 

Istilah wacana diperkenalkan dan digunakan oleh para linguis di Indonesia dan negeri-negeri berbahasa melayu lainnya sebagai terjemahan istilah bahasa Inggris discourse maka discourse analysis pun diterjemahkan menjadi analisis wacana. Namun para ilmuan social lainnya lebih banyak menggunakan istilah diskursus beserta bentuk adjektivanya, diskursif.

Pengafiksasian dan Perulangan


Pengafiksasian dan Perulangan

Verba transitif dapat direduplikasikasn dengan peanmbahan makna yang sama secara berulang atau terus menerus dengan bervariasi. Yang direduplikasi adalah pangkalnya, pangkal yang berbentuk majemuk atau yang berbentuk reduplikasi sendiri dengan atau tanpa perubahan tidak dapat direduplikasi. Hal itu juga berlaku untuk verba yang berafiks se-, ke-,+ -an, dan bersi-. Berikut adalah beberapa contoh reduplikasi.
makan makan makan
batuk batuk-batuk
berlari berlari-lari

Analisis Struktur Puisi “Dia” karya Pidi Baiq dalam Novel “Dilan”

TELAAH PUISI
Analisis Struktur Puisi “Dia” karya Pidi Baiq dalam Novel “Dilan”







Disusun oleh:
Tomi Aditya Gunawan 1601511002



Program Studi Sastra Indonesia
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Udayana
2018


Karya sastra adalah karya yang berhubungan dengan ekspresi dan penciptaan. Karya sastra merupakan karya manusia yang dituangkan dalam bentuk tulisan maupun simbol atau gambar, sehingga karya sastra dapat menghasilkan sebuah tulisan yang indah dan bermakna, salah satunya adalah puisi.  Puisi dari zaman dahulu hingga zaman sekarang masih begitu diminati, sehingga puisi dapat berkembang dengan pesat.  Puisi merupakan sebuah karya hasil dari kreativitas atau curahan hati para penulis yang dapat diekspresikan. Puisi sendiri merupakan karya yang menggunakan gaya bahasa sendiri sehingga dapat mengahasilkan karya yang indah dihadapan pembaca.  Di dalam puisi juga dapat disisipkan majas sehingga puisi tersebut semakin indah. Majas memiliki beberapa macam salah satunya adalah majas sarkasme yang berarti sindiran langsung secara kasar.
Dalam karya satra puisi banyak sesuatu hal yang muncul di hadapan para pembaca  terutama dalam segi struktur. Sehingga dalam puisi kita perlu memahami dan mempelajari isi puisi tersebut baik secara  simbol maupun strukturnya. Di dalam memahami makna puisi kita membutuhkan sebuah analisis. Sehingga kita mengetahui  struktur yang ada dalam sebuah puisi. Dalam makalah ini akan membahas Analisis puisi “Dia” Karya Pidi Baiq dalam novel “Dilan 1990”. 

Penetapan ketua Keluarga Mahasiswa Sejarah (Kemas) Unud periode 2018-2019


KETUA BARU KEMAS 

Denpasar
Senin, (12/03) tepat pukul 19.00 wita akhirnya penetapan ketua Keluarga Mahasiswa Sejarah (Kemas) periode 2018-2019 dilaksanakan di ruang 14 Gedung Goris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana-Denpasar, setelah tiga hari yang lalu (jum’at, 9/03) dilakukan penentuan calon ketua. Dengan nomor pilihan satu, Samuel Calvin, pilihan dua Dani Umarudin, dan pilihan 3 Wayan Agus Febriana . Dengan pungutan suara terbanyak adalah pilihan nomor dua dan berhasil mengungguli kedua calon ketua Kemas  lainnya dengan mengantongi 33 jumlah suara dari seluruh anggota Kemas angkatan 2014 - 2017.

Analisis Wacana “Analisis Wacana pada Iklan Bukalapak.com versi Nego Cincai”


Analisis Wacana
Analisis Wacana pada Iklan Bukalapak.com versi Nego Cincai


oleh :
Tomi Aditya Gunawan   (1601511002)



PROGRAM STUDI SASTRA INDONESIA
FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS UDAYANA
2018





KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Mahakuasa karena atas rahmat dan karunia-Nya makalah ini terselesai dengan baik  yang membahas tentang “Analisis Wacana pada Iklan Bukalapak.com versi Nego Cincai” ini dapat kami selesaikan.
Penulisan materi didalam makalah ini berdasarkan  materi dari situs internet dan buku  yang direkomendasikan oleh Dosen Pengampu mata kuliah teori wacana. Pemahaman makalah ini pula diharapkan agar mahasiswa lebih bersikap kritis. Karena setiap buku dan situs internet mempunyai pendapat atau pengertian yang berbeda-beda. Dengan adanya makalah ini, diharapkan kepada mahasiswa agar mempunyai wawasan yang luas serta dapat mengembangkan pikirannya agar lebih maju dan lebih bersikap logis.
Kami mengakui banyak kekurangan dalam makalah ini oleh karena itu kami mengharapkan saran-saran kontruksi dari Dosen dan para pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

Interteks Cerita Rakyat (Timun Mas dan Momotarou)




METODE PENELITIAN SASTRA
Interteks Cerita Rakyat (Timun Mas dan Momotarou)


oleh :
Tomi Aditya Gunawan  (1601511002)



PROGRAM STUDI SASTRA INDONESIA
FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS UDAYANA
2018



BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang.
    Cerita rakyat adalah salah satu genre sastra lisan yang terdapat di seluruh wilayah Nusantara. Cerita rakyat itu memiliki bentuk dan jenis yang beraneka ragam. Oleh karena itu pada kesempatan ini, akan dicoba untuk menjelaskan bagaimana hubungan interkestualitas dari dua karya sastra lisan (cerita rakyat) yang berjudul Timun Mas dan Momotarou. Kedua cerita tersebut cukup menarik. Di dalamnya menceritakan bagaimana kisah seorang anak yang ditemukan dalam sebuah wadah yang unik yaitu buah timun dan buah persik. Jika dilihat dari segi tokoh, dalam kedua cerita, latar tokoh hamper sama berasal dari buah-buahan, hanya saja yang membedakan kisah Timun Mas dari buah timun sedangkan Momotarou dari buah persik.
       Berdasarkan uraian tersebut, kedua cerita ini memiliki motif-motif persamaan (hubungan) baik hubungan tema dan amanat, hubungan latar, maupun hubungan penokohan. Oleh karena itu secara tekstual, cerita ini memiliki keterkaitan yang coba dianalisis oleh penulis. Pada kesempatan kali ini penullis mencoba untuk menganalisisnya dari segi intertekstualitas. 
Telaah interktualitas maksudnya adalah mengetahui sejauh mana hubungan dua buah cerita. Telaah intektualitas adalah telaah terhadap sejumlah teks yang diprediksi mempunyai hubungan tertentu dengan teks-teks lain, sialnya hubungan tema, penokohan dan unsur-unsur intrinsik lainnya. Dengan kata lain, pemahaman teks memerlukan latar belakang pengetahuan teks-teks lain yang mendahuluinya (Teeuw: 145-146)

Parameter Pragmatik




KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Mahakuasa karena atas rahmat dan karunia-Nya makalah ini terselesai dengan baik  yang membahas tentang “Parameter Pragmatik” ini dapat kami selesaikan.
Penulisan materi didalam makalah ini berdasarkan  materi dari situs internet dan buku  yang direkomendasikan oleh Dosen Pengampu mata kuliah pragmatik. Pemahaman makalah ini pula diharapkan agar mahasiswa lebih bersikap kritis. Karena setiap buku dan situs internet mempunyai pendapat atau pengertian yang berbeda-beda. Dengan adanya makalah ini, diharapkan kepada mahasiswa agar mempunyai wawasan yang luas serta dapat mengembangkan pikirannya agar lebih maju dan lebih bersikap logis.
Kami mengakui banyak kekurangan dalam makalah ini oleh karena itu kami mengharapkan saran-saran kontruksi dari Dosen dan para pembaca demi kesempurnaan makalah ini.



Denpasar, 23 Maret 2018


                Penulis