Senin, (12/03) tepat pukul 19.00 wita akhirnya penetapan ketua Keluarga Mahasiswa Sejarah (Kemas) periode 2018-2019 dilaksanakan di ruang 14 Gedung Goris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana-Denpasar, setelah tiga hari yang lalu (jum’at, 9/03) dilakukan penentuan calon ketua. Dengan nomor pilihan satu, Samuel Calvin, pilihan dua Dani Umarudin, dan pilihan 3 Wayan Agus Febriana . Dengan pungutan suara terbanyak adalah pilihan nomor dua dan berhasil mengungguli kedua calon ketua Kemas lainnya dengan mengantongi 33 jumlah suara dari seluruh anggota Kemas angkatan 2014 - 2017.
Pelaksanaan penetapan calon ketua Kemas terpilih ini cukup berjalan dengan lancar. Meskipun pelaksanaan penetapan calon ketua Kemas ini mundur dari waktu yang sudah ditetapkan sebelumnya, yakni dari pukul 16.00 wita menjadi 17.00 wita, tidak mengurangi antusias Kelurga Mahasiswa Sejarah untuk menetukan terpilihnya ketua baru.
Suasana penetapan ketua Kemas yang berlangsung hingga pukul 21.00 wita ini juga aman dan terkendali walaupun kegiatan ini memakan waktu cukup lama karena sebelum pemilihan ada agenda laporan pertanggung jawaban ketua Kemas sebelumnya dan agenda sidang Anggaran Dasar dan Aturan Rumah Tangga (AD/ART ).
Setelah penetapan ketua Kemas yang diselenggarakan oleh panitia RAK yang diketuai oleh I Wayan Sri Rahayu, maka akan dilakukan pelantikan guna meresmikan penetapan ini. Tinggal selangkah lagi, Dani Umarudin resmi menjabat sebagai ketua Kemas periode selanjutnya menggantikan Mila Yefriza periode 2018-2019. Dani juga berharap dengan terpilihnya sebagai ketua Kemas “Kemas dapat sebagai wadah mahasiswa sejarah mengembangkan minat bakat dengan menjujung tinggi nilai-nilai kekeluargaan di samping itu saya berterima kasih kepada semua anggota Kemas yang turut berpartisipasi dalam pemilihan ini”. Semoga, dengan ditetapkannya Dani Umarudin sebagai ketua Kemas periode 2018-2019, pengurus yang baru dapat membawa Kemas semakin berbudaya, unggul, dan maju dalam berbagai bidang.

0 komentar: