Wednesday, 11 May 2022

Bercerita Dalam Sajak

 

Bercerita  Dalam Sajak

Karya: Chintya Aulia Rahmi

 7 Ilustrasi yang Menandakan Kamu Punya Ibu Terbaik di Seluruh Dunia

Ibu... Disinilah ceritaku dimulai

 

Kuputar mundur waktu waktu yg telah kita lewati

Satu persatu ingatanku kembali

Saat -saat dimana engkau meratapku gembira saat kelahiran ku di dunia

Melepas rasa sakit yang kau tahan slama 9 bulan

Tersenyum bahagia ketika kumulai melangkah

Tak lelah membimbing ku kata demi kata hingga aku bisa berbicara

Cinta tanpa syarat selalu kau hadirkan 


Dulu aku datang hanya dengan rengekan sedih ku

Mengadukan segala keluhan dan kepedihan ku

Dengan gerak gerik bibir mu, kau membuat ku luluh dengan segala petuah mu

Meyakinkan ku bahwa “kau pasti bisa nak”

 

Hari demi hari tlah berlalu

Bulan demi bulan tlah berubah

Tahun demi tahun tlah berganti

 

Kini aku sudah beranjak dewasa Bu...

Sudah semakin mengerti bagaimana pengorbanan mu

Tertatih penuh lara berjuang untuk masa depanku

Tidak pernah dihiraukan mu rasa sakit yg kau terak

Ribuan tetes keringat kau cucurkan

Linangan air mata menetes ketika mendo’akan ku

 

Aku hanya hadir sebagai duka ditiap bait kehidupanmu

Aku tak pernah menjadi pelipur lara di setiap kesedihanmu

Tak pernah tau bagaimana rasanya berjuang di terik mentari

Yang ku tahu hanyalah meminta, meminta, dan meminta

Tanpa berfikir apa apa

 

Ibu...

Disinilah aku berdiri, tepat dihadapanmu

Kali ini yang ku adukan bukan lagi tentang rengekan manjaku

Bukan lagi tentang kepedihanku

Aku hanya ingin meminta maaf

Meski aku tau kata maaf ini tak cukup untuk menebus kesalahanku

 

Tapi ibu...aku tak tau lagi apa yang harus ku lakukan

Beribu harapan kau tuang dalam diriku

Tapi nyatanya tak satupun dapat aku wujudkan

 

Maafkan aku Bu...

Mungkin tulisan ini hanya sebagian kecil dari isi hatiku

Maafkan aku ya Bu...

Aku yang slalu mengecewakanmu

Membuat mu terluka

Maafkan aku jika hadirku hanya menjadi beban bagimu

Hanya ini yang bisa ku lakukan untuk mu

Terimakasih telah membesarkan dan mendidik ku  sampai detik ini

Latest
Next Post

0 komentar: