Thursday, 24 October 2019

HABITS



        Pernahkah Anda merasa bosan saat Anda harus mengerjakan tugas kuliah, tugas kerjaan atau saat dimana waktu itu harus produktif. Biasanya apa yang akan Anda lakukan? Berdiam diri, cari refreshing atau menunggu mood itu datang? Itu dia kita harus tahu apa yang menyebabkan diri kita berada di posisi itu. Malas kadang menjadi musuh terbesar, apalagi fasilitas kurang memadai. Banyak dari kita merasakan hal yang sama. Hampir seluruh mahasiswa pernah merasakan hal itu. Bahkan ini pun pernah saya tanyakan langsung kepada beberapa orang terdekatku di kelas dan benar hampir seluruhnya merasakan hal yang sama. Kecenderungan-kecenderungan itu karena hasil dari pembiasaan kita sejak duduk di bangku sekolah. Jika dulunya kita merupakan orang yang rajin mengerjakan tugas dari guru tentu ini tidak akan jadi masalah saat kita kuliah bahkan di tempat kerja.


        Salah satu buku yang menjelaskan tentang kebiasaan ini adalah buku dari salah seorang Ustadz kondang Felix Y Siaw seorang muallaf yang kini sedang viral disosmed, ilmunya tentang islam kini sangat luas meskipun muallaf sejak 2006 silam, tentu kita melihat dari apa yang disampaikan bukan dari orang yang menyampaikan dalam buku “How to Master Your Habits”. Pada buku ini menjelaskan tentang kebiasaan kebiasaan kecil yang sering kita lakukan yang berdampak besar pada kehidupan kita sekarang dan selanjutnya. Ia mendapatkan suatu data yang mengatakan bahwa motivasi hanya berpengaruh 11% - 35% dalam keahlian dan ternyata sisanya itu ada pada pembiasaan, pada habits. Sehingga ia menjelaskan bagaimana solusinya. Saya mengharapkan dan merekomendasikan kepada Anda untuk membacanya jika mau membededah lebih dalam. Namun beberapa hal itu akan juga saya ambil sedikit yang berkaitan dengan apa yang kita bahas kali ini.

    Salah satu penyebab dari itu semua adalah kita masih belum menguasai bagaimana akan melakukan atau menyelesaikan sesuatu itu karena kita tidak terbiasa untuk melakukan hal itu semenjak di bangku sekolah hingga akhirnya pada tingkat ini kita belum melatih otak dan tangan kita sendiri untuk melakukannya. Mungkin dulu karena terbiasa dengan kemudahan yang ada hingga akhirnya terbawa sampai sekarang. Namun itu bukan hal yang buruk melainkan kebiasaan yang perlu kita rubah. Kebiasaan itu bisa kita rubah asal kita mempunyai kemauan yang keras dan melakukannya berulang kali.

      Cara terbaik menurut buku How to master your habits adalah dengan dua cara sederhana yaitu melatih (practice) dan mengulang (repetation). Kedua hal ini lah yang akan membentuk kebiasaan kita menjadi seorang yang bisa menjadi luar biasa lebih tepatnya bisa karena terbiasa. Sebagai contoh atau pembuktian apabila kita ingin belajar bahasa asing atau bahasa di luar bahasa ibu maksudnya bahasa Indonesia maka kita tentu harus berlatih menghafal vocabulary dan pronountation serta grammarnya kemudian mengulang-ulangnya sampai kita menjadi bisa serta terbiasa mengucapkan. So simple kan. Begitu pula dengan segala apapun yang akan kita biasakan dalam kehidupan kita, misalkan membaca buku seminggu satu buku, atau menulis satu lembar perhari. Mulailah dari yang sedikit-sedikit dahulu nanti kalau sudah merasa lebih expert baru ditambah mungkin  dua buku perminggu dan menulis satu artikel perhari. Tergantung sampai mana dan sejauh mana kita menguasai bidang yang kita tekuni.



Previous Post
Next Post

0 komentar: