Pernahkah
Anda merasa bosan saat Anda harus mengerjakan tugas kuliah, tugas kerjaan atau
saat dimana waktu itu harus produktif. Biasanya apa yang akan Anda lakukan?
Berdiam diri, cari refreshing atau menunggu mood itu datang? Itu dia kita harus tahu apa yang menyebabkan
diri kita berada di posisi itu. Malas kadang menjadi musuh terbesar, apalagi
fasilitas kurang memadai. Banyak dari kita merasakan hal yang sama. Hampir
seluruh mahasiswa pernah merasakan hal itu. Bahkan ini pun pernah saya tanyakan
langsung kepada beberapa orang terdekatku di kelas dan benar hampir seluruhnya
merasakan hal yang sama. Kecenderungan-kecenderungan itu karena hasil dari
pembiasaan kita sejak duduk di bangku sekolah. Jika dulunya kita merupakan
orang yang rajin mengerjakan tugas dari guru tentu ini tidak akan jadi masalah
saat kita kuliah bahkan di tempat kerja.
Salah satu buku yang menjelaskan tentang kebiasaan ini
adalah buku dari salah seorang Ustadz kondang Felix Y Siaw seorang muallaf yang
kini sedang viral disosmed, ilmunya tentang islam kini sangat luas meskipun
muallaf sejak 2006 silam, tentu kita melihat dari apa yang disampaikan bukan
dari orang yang menyampaikan dalam buku “How to Master Your Habits”.
Pada buku ini menjelaskan tentang kebiasaan kebiasaan kecil yang sering kita
lakukan yang berdampak besar pada kehidupan kita sekarang dan selanjutnya. Ia
mendapatkan suatu data yang mengatakan bahwa motivasi hanya berpengaruh 11% -
35% dalam keahlian dan ternyata sisanya itu ada pada pembiasaan, pada habits.
Sehingga ia menjelaskan bagaimana solusinya. Saya mengharapkan dan
merekomendasikan kepada Anda untuk membacanya jika mau membededah lebih dalam.
Namun beberapa hal itu akan juga saya ambil sedikit yang berkaitan dengan apa
yang kita bahas kali ini.
Salah
satu penyebab dari itu semua adalah kita masih belum menguasai bagaimana akan
melakukan atau menyelesaikan sesuatu itu karena kita tidak terbiasa untuk
melakukan hal itu semenjak di bangku sekolah hingga akhirnya pada tingkat ini
kita belum melatih otak dan tangan kita sendiri untuk melakukannya. Mungkin
dulu karena terbiasa dengan kemudahan yang ada hingga akhirnya terbawa sampai
sekarang. Namun itu bukan hal yang buruk melainkan kebiasaan yang perlu kita
rubah. Kebiasaan itu bisa kita rubah asal kita mempunyai kemauan yang keras dan
melakukannya berulang kali.
Cara
terbaik menurut buku How to master your habits adalah dengan dua cara sederhana
yaitu melatih (practice) dan mengulang (repetation). Kedua hal ini lah yang
akan membentuk kebiasaan kita menjadi seorang yang bisa menjadi luar biasa
lebih tepatnya bisa karena terbiasa. Sebagai contoh atau pembuktian apabila
kita ingin belajar bahasa asing atau bahasa di luar bahasa ibu maksudnya bahasa
Indonesia maka kita tentu harus berlatih menghafal vocabulary dan pronountation
serta grammarnya kemudian mengulang-ulangnya sampai kita menjadi bisa serta
terbiasa mengucapkan. So simple kan. Begitu pula dengan segala apapun yang akan
kita biasakan dalam kehidupan kita, misalkan membaca buku seminggu satu buku,
atau menulis satu lembar perhari. Mulailah dari yang sedikit-sedikit dahulu
nanti kalau sudah merasa lebih expert baru ditambah mungkin dua buku perminggu dan menulis satu artikel
perhari. Tergantung sampai mana dan sejauh mana kita menguasai bidang yang kita
tekuni.

0 komentar: