Friday, 29 January 2016

Indeks Buku

Indeks buku merupakan salah satu bagian penting yang harus ada dalam sebuah buku. Nah indek buku juga adalah materi bahasa indonesia yang akan saya berikan kali ini. Pada artikel kali ini, saya akan membahas pengertian dan contoh indeks buku beserta bagian-bagian dari indeks buku tersebut.

Pada sebuah indeks buku terdapat banyak sekali istilah-istilah yang ada dalam buku tersebut yang telah disusun berdasarkan abjad dari semua istilah tersebut. Jadi ketika kita hendak mencari sebuah istilah yang terdapat dalam sebuah buku, kita bisa membuka bagian indeks buku dari buku tersebut.
pengertian index buku

Indeks buku ini biasanya berada di halaman paling belakang dari sebuah buku sesudah halaman daftar pustaka. Meskipun indeks buku ini mempunyai manfaat yang bisa kita gunakan untuk mempermudah mencari sebuah istilah dalam sebuah buku, tapi jarang sekali orang yang membuka halaman indeks buku ini.

Pengertian Indeks Buku

Indeks adalah kata atau istilah penting yang tersusun berdasarkan abjad yang memberikan informasi mengenai halaman tempat kata atau istilah ditemukan. Indeks sangat berguna untuk mempermudah mencari keterangan di dalam buku karena dengan segera akan ditemukan informasi yang kita cari. Pada umumnya, indeks buku diletakkan pada halaman akhir buku.

Bagian-Bagian Indek Buku

Sebuah indeks buku dibangun oleh beberapa bagian, diantaranya yaitu indeks nama, indeks topik, perincian indeks topik, dan juga nomor halaman dimana nama atau rincian topik tersebut berada. Itu semua merupakan bagian-bagian yang membangun indeks buku. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat dibawah ini.
  1. Indeks nama (pengarang), merupakan susunan atau kumpulan nama-nama orang dalam sebuah indeks. Baca juga artikel aturan penulisan indeks pengarang.
  2. Indeks topik (subjek/istilah), merupakan kumpulan subjek atau istilah yang disusun berdasarkan abjad yang istilah tersebut berada dalam buku atau bersangkutan dengan isi buku tersebut. Dalam sebuah buku geografi, indeks topik yang ada biasanya adalah istilah-istilah yang ada kaitannya dengan ilmu geografi.
  3. Perincian indeks topik, merupakan istilah-istilah atau subjek yang ada kaitannya dengan subjek yang ada dalam sebuah indeks topik.
  4. Nomor halaman, merupakan bagian indeks buku yang bertuliskan nomor-nomor halaman dimana sebuah sebuah istilah itu berada.
    bagian bagian indeks buku
    Bagian-bagian indeks buku

Contoh Indeks Buku


A
Akustia, Klara, 214
Aku sertaan, 78
Aku tak sertaan, 78
Ali, Muhammad, 43, 44
Alisjahbana, Sutan Takdir, 24, 41, 50, 53, 65, 76, 82

B
Bachri, Sutarji Colzoum, 31, 41, 54, 77, 87
Bachtiar, Toto Sudarto 22, 43, 44, 95, 99
Badudu, J.S., 40
Balada, 45-46, 48, 62-64

Dan begitu seterusnya. Sobat juga bisa melihat gambar contoh indeks buku dibawah ini agar kalian dapat lebih memahami mengenai materi bahasa indonesia ini.
contoh indeks buku
contoh indeks buku


Macam-Macam Indeks Buku
Indeks dibedakan menjadi 2 macam, yaitu indeks subjek dan indeks pengarang. Kedua indeks ini memiliki pengertian atau perbedaan yang dapat kita bedakan dengan sangat mudah. Untuk lebih jelasnya silahkan simak dibawah ini.
  1. Indeks Subjek, berisi daftar istilah-istilah dalam buku.
  2. Indeks Pengarang, berisi daftar nama pengarang atau tokoh yang pendapat atau teorinya dikutip dalam buku yang bersangkutan.
Sudah jelas bukan perbedaan dari kedua macam indeks terebut? Indeks subjek merupakan indeks yang berisi daftar istilah yang terdapat dalam sebuah buku, sedangkan indeks pengarang adalah indeks yang berisi daftar nama pengarang (tokoh) yang teori ataupun pendapatnya terdapat dalam buku tersebut.

Aturan Penulisan Indeks Pengarang
Penulisan indeks pengarang memiliki aturan seperti berikut.
  1. Jika nama pengarang hanya terdiri atas satu kata maka nama pengarang ditulis apa adanya. Nama depan ditulis dengan huruf kapital.
  2. Jika nama pengarang terdiri atas dua kata, maka nama kedua diletakkan di depan nama pertama; di antara nama kedua dan pertama disisipi tanda koma.
  3. Jika nama pengarang terdiri atas lebih dari dua kata, maka nama terakhir diletakkan di depan nama pertama dan kedua; setelah nama terakhir tersebut disisipi tanda koma.
  4. Nama kedua dan ketiga dalam penulisannya boleh disingkat salah satu atau keduanya.
  5. Nama gelar sebaiknya tidak dicantumkan.
Contoh Indeks Pengarang
Abadi Husnu, 101
Abeba, A. Aris, 3
Achmad, Sri Wintala, 222
Bachri, Sutardji Calzoum, 233
Chudori, Leila S., 101
Donggo, A.D., 8
Gantang, I Gusti Putu Bawa Samar, 106

Diantara istilah atau nama pengarang dan nomor halaman harus disisi tanda koma (,) seperti pada contoh indeks pengarang diatas.
Previous Post
Next Post

0 komentar: